Aku bukannya menangis, bulir mata ini hanya ingin mengurangi rindu, yang
meluap ke mataku. Aku tidak menangis. Mata hanya lelah mencegah mimpi yang buruk. Aku tidak menangis. Kau hanya bertahta di dalam mata,
begitulah cara aku membasuh kakimu. Aku tidak menangis.
Ini
susah payahku menyebut namamu memakai mata. Aku tidak menangis. Hanya
menahan tawa sampai mata berair. Aku tidak menangis. Ini letih lesuh mata yang berkeringat merindukanmu
semalam suntuk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar