Jumat, 02 Desember 2011

Aku bukannya menangis, bulir mata ini hanya ingin mengurangi rindu, yang meluap ke matakuAku tidak menangis. Mata hanya lelah mencegah mimpi yang burukAku tidak menangis. Kau hanya bertahta di dalam mata, begitulah cara aku membasuh kakimu. Aku tidak menangis. Ini susah payahku menyebut namamu memakai mataAku tidak menangis. Hanya menahan tawa sampai mata berair. Aku tidak menangis. Ini letih lesuh mata yang berkeringat merindukanmu semalam suntuk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar